Kesetaraan gender menjadi salah satu isu lintas bidang dalam RPJMN sejak 2005-2010, dan juga termaktub dalam RPJMN 2019-2024. Hal ini menjadi penanda komitmen pemerintah terhadap terwujudnya kesetaraan gender dalam pembangunan. Demikian juga dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development goals/ SDGs), selain terdapat tujuan kelima tentang kesetaraan gender, dimensi gender juga terdapat dalam tujuan, target dan indikator SDGs lainnya, yang mengusung semangat no one left behind. Komitmen yang kuat ini, memang dibutuhkan karena berbagai persoalan kesenjangan gender telah menjadi tantangan penting yang mempengaruhi pencapaian tujuan pembangunan. Di bidang ekonomi, isu-isu gender terlihat mulai dari soal kesenjangan dalam partisipasi angkatan kerja, pengeluaran per kapita, informalitas ekonomi perempuan, kemiskinan perempuan yang lebih tinggi, akses kepada sumber daya ekonomi seperti permodalan hingga isu kepemimpinan perempuan dalam ekonomi.



